Penyuluhan Kesehatan tentang ” Selamatkan Saluran Pernafasan dengan Gerakan Cuci Hidung “

Polusi di sekitar kita akhir-akhir ini meningkat, sebagai contoh adalah asap kebakaran hutan. Upaya yang dapat dilakukan utuk mencegah penyakit saluran nafas, salah satunya dengan membersihkan penyaring utama saluran nafas yaitu melakukan CUCI HIDUNG. Sehubungan dengan hal tersebut, SMF THT RSUD Raden Mattaher Jambi yang tergabung dalam KODI RINOLOGI PERHATI KL Cabang Jambi bekerjasama dengan Promosi Kesehatan Rumah Sakit ( PKRS ), mengadakan penyuluhan dengan Tema “Selamatkan Saluran Pernafasan dengan Gerakan Cuci Hidung” di Poliklinik RSUD Raden Mattaher Jambi pada Hari Jum’at tanggal 23 Agustus 2019 jam 08.00 WIB dengan narasumber dr. Lusiana Herawati Yammin, Sp.THT.KL.

dr. Lusiana Herawati Yammin, Sp.THT.KL.
Tujuan Cuci Hidung :
1. Mengencerkan lendir kental di dalam hidung sehingga lendir tidak bertumpuk di belakang hidung, oleh karena lendir yang bertumpuk merupakan media yang baik untuk tumbuh kuman sehingga terjadi infeksi.
2. Dapat mengeluarkan mediator-mediator inflamasi dan alergen yang menyebabkan pilek karena alergi.
3. Mencegah penyakit saluran pernafasan.
4. Membuat hidung menjadi lembab, bersih, dan terasa segar.
Alat-alat yang disiapkan :
1. larutan garam laut steril/NaCl 0,9 % yang dapat dibeli di apotek sekitar anda, tidak diperbolehkan menggunakan air sumur/ledeng karena bersifat hipertonik karena menyebabkan iritasi dan rasa perih dalam hidung, tidak boleh menggunakan garam dapur karena mengandung yodium ( yodium dapat merusak lapisan mucosilia )
2. spuit 10 cc
3. tissu
4. gelas untuk menampung cairan NaCl
5. tempat pembuangan air sisa cuci hidung
Cara Cuci Hidung :
1. Ambil larutan NaCl, tuang ke dalam gelas kira-kira 200 cc
2. Buka spuit 10 cc, buka jarum ke arah kanan 9 jarum tidak boleh dibuang sembarangan, bisa diserahkan ke puskesmas/RS terdekat
a. Untuk hidung kanan :Pegang spuit pada tangan kanan, ambil cairan 10 cc, masukkan ke dalam hidung kanan, miring ke kiri, menunduk, buka mulut, tahan nafas, semprot dengan kuat, maka air akan jatuh ke sisi hidung lain karena saluran hidung berbentuk huruf U. Kemudian sisihkan sisa NaCl dengan menutup hidung kanan untuk membersihkan hidung kiri dan begitu juga sebaliknya.
b. Untuk hidung kiri :dengan cara yang sama, tapi pegang spuit pada tangan kiri dan disemprot dari hidung kiri
3. Cuci Hidung bisa dilakukan sebanyak 6 x sehari / setiap 4 jam sekali
4. Setiap cuci hidung banyak cairan yang dimasukkan : 30 cc di hidung kiri dan 30 cc di hidung kanan
5. Pada prinsipnya semua orang boleh melakukannya terutama orang-orang yang berada di ruang tertutup, dan pada anak-anak juga boleh dilakukan asalkan anaknya sudah kooperatif
Audiens memperagakan Cara Cuci Hidung
” MARI KITA CUCI HIDUNG UNTUK MENCEGAH PENYAKIT SALURAN NAFAS “

Oleh :
Tresna Yanti, SKM
Promosi Kesehatan Rumah Sakit ( PKRS )