Penyuluhan tentang “Kondisi-kondisi yang layak diobati melalui IGD”

Promosi Kesehatan Rumah Sakit bersama dengan Tim Dokter CPNS Tahun 2019 dengan nara sumber dr. Gia Celissa Sianosa mengadakan penyuluhan tentang kondisi-kondisi yang layak diobati melalui IGD, dimana tujuannya agar pasien dan keluarga pasien mengerti tentang ciri-ciri kondisi gawat darurat yang perlu dibawa ke IGD dan kondisi bukan gawat darurat yang tidak perlu dibawa ke IGD. Dengan memahami hal ini akan membantu kita mencegah pengeluaran tenaga dan biaya yang tidak perlu.
Kapan sih waktunya ke IGD ?
1. Ketika bayi : demam tinggi (suhu tubuh >38,5 C); warna pada kulit bayi berubah pucat, kuning,
biru ; kejang ; tidak mau menyusu ; bayi sulit dibangunkan ; tangisan bayi tidak normal ;
perubahan pada pola napas (melambat/meningkat)
2. Ketika anak : demam tinggi (suhu tubuh >38,5 C) atau disertai leher kaku dan kejang ; diare atau muntah dengan frekuensi yang sering disertai dehidrasi ; gejala kesulitan bernafas (nafas lebih cepat, pola nafas perut, nafas disertai suara tambahan, disertai tarikan sela iga, bibir dan jari tampak kebiruan); mati rasa atau lemah pada anggota gerak ; keracunan bahan kimia atau obat-obatan yang bukan seharusnya ; patah tulang atau cedera kepala
3. Ketika orang dewasa : gejala serangan jantung (nyeri dada kiri, terasa berat/tertekan/tertusuk/panas/terbakar, menjalar ke leher, punggung, bahu dan tangan kiri, nyeri dada berulang yang terasa semakin berat) ; kesulitan bernafas ; gejala stroke (lemah atau mati rasa pada salah satu sisi wajah, tangan dan kaki yang muncul secara tiba-tiba ; nyeri kepala berat ; muncul mendadak dan tanpa penyebab ; gangguan berbicara ; jatuh dan hilang keseimbangan, hilang kesadaran) ; penurunan kesadaran ; perdarahan aktif terus menerus ; diare atau muntah dengan frekuensi sering disertai dehidrasi ; trauma kepala dan tulang belakang ; reaksi alergi berat (anafilaksis) akibat gigitan serangga ; keracunan obat atau bahan kimia ; percobaan bunuh diri
Bukan gawat darurat :
1. Sakit gigi
2. Sakit telinga
3. Gejala flu disertai demam ringan
4. Diare atau muntah ringan
5. Nyeri punggung atau pinggang
6. Nyeri kepala ringan
7. Luka ringan pada tubuh
8. Infeksi kulit dan kelamin
9. Reaksi alergi ringan akibat gigitan serangga

dr. Gia Cellisa Sianosa

Oleh :
Tresna Yanti, SKM
Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS)